Sajak-sajak puisi
Merupakan segala agenda dalam hati,
Menentukan sifat-sifat,
Nukilan dari segala punca,
Tika berdiri mahu pun duduk,
Biar tersurat biar tersirat,
Suarakan segala-gala yang terbuku,
Perasaan itu membuak,
Keadaan itu memaksa.
Sajak-sajak puisi
Lahir jasad hati adam dan hawa,
Kadang cinta, kadang kasih sayang,
Kadang amaran, kadang amarah,
Jelas hanya itu suatu perasaan.
Sajak-sajak puisi
Perlu terasa itu,
Jemu ada tertawa, jemu ada menangis,
Jemu ada tersipu, jemu ada pilu,
Yang pegun menjadi aib,
Yang tekad menjadi pakat,
Kala senandung bersuara.
Sajak-sajak puisi
Relakan semua perpatih,
Salah tafsir mencaci tidak bermaksud,
Tersebut sekali maaf,
Dua kali itu janji,
Tiga meski lagi?
Tiada ulasan:
Catat Ulasan