Rabu, 20 Julai 2011

sajak-sajak puisi

Sajak-sajak puisi

Merupakan segala agenda dalam hati,
Menentukan sifat-sifat,
Nukilan dari segala punca,
Tika berdiri mahu pun duduk,
Biar tersurat biar tersirat,
Suarakan segala-gala yang terbuku,
Perasaan itu membuak,
Keadaan itu memaksa.

Sajak-sajak puisi

Lahir jasad hati adam dan hawa,
Kadang cinta, kadang kasih sayang,
Kadang amaran, kadang amarah,
Jelas hanya itu suatu perasaan.

Sajak-sajak puisi

Perlu terasa itu,
Jemu ada tertawa, jemu ada menangis,
Jemu ada tersipu, jemu ada pilu,
Yang pegun menjadi aib,
Yang tekad menjadi pakat,
Kala senandung bersuara.

Sajak-sajak puisi

Relakan semua perpatih,
Salah tafsir mencaci tidak bermaksud,
Tersebut sekali maaf,
Dua kali itu janji,
Tiga meski lagi?

Tiada ulasan:

Catat Ulasan